Breaking News
Loading...
Selasa, 17 September 2013

Pengertian dan Konsep Sistem Berkas

Sistem berkas

Sistem Berkas ialah suatu system untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan
Sistem Akses
ialah cara untuk mengambil informasi dari suatu file
Insert ialah menyisipkan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama
Up-date ialah mengubah data lama dengan data baru, perubahan ini bias sebagian atau keseluruhan
Reorganisasi
ialah penyusunan kembali record-record dari suatu file (untuk jumlah data tetap)
Istilah-sitilah dasar yang digunakan
Elemen Data
ialah salah satu nilai tunggal dengan satu petunjuk nama dan deskripsi karakteristik seperti tipe (char, nomor, kode) dan panjang karakter atau digit
Entitas
ialah suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya. Obyek disini dapat berupa barang atau peristiwa
Field
ialah lokasi penyimpana untuk sala satu elemen data. Field berisi sekumpulan karakter. Field juga bias disebut item
Contoh : ruang penyimpanan untuk idenstifikasi nomor siswa
File
ialah sekumpulan record dari tipe tunggal yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan himpunan entitas
Contoh : file siswa yang berisi satu record untuk tiap siswa dalam system
Access Data
ialah suatu dimana suatu program mengakses secara fisik record-record dalam file penyimpanan
Contoh : Entitas gaji, entitas nomor telo, entitas nilai ujian
Atribut
ialah karakteristik yang menjadi ciri dari entitas
Contoh : Entitas gaji pegawai, terdiri dari atribut : NIP, Nama, Jam lembur, Tunjangan gaji pokok
Item data
Tempat penyimpanan setiap atribut dari sebuah entitas
Contoh : item data untuk nama mahasiswa, item data untuk NPM, item itu blas disebut fiel, tetapi lebih tepat dipakai untuk menunjukkan tempat dimana item data disimpan.
Item data elementer
bagian lebih kecil dari item data
Contoh : item data tunggal dapat dibagi menjadi item data elementer tanggal bulan dan tahun, item nama dapat dibagi menjadi nama depan, nama belakang, nama panggilan



Record
Kumpulan item data yang saling berhubungan Klasifikasi data terdiri 3 kelompok
kelompok data tetap adalah kelompok data yang tidak mengalami perubahan paling tidak dalam kurun waktu yang lama
contoh : data mahasiswa

Kelompok data tak tetap
adalah kelompok data yang secara rutin mengalami perubahancontoh : Data kartu rencana studi tiap semesternya berubah

kelompok data yang bertambah menurut waktu merupakan data akumulasi dari kelompok data tetap dan kelompok data tak tetap
contoh : transkrip nilai

Klasifikasi berkas
master file merupakan jenis berkas paling penting, terdiri dari field yang isinya relative tetap
1) reference master file berisi record yang tak berubah/jarang berubah
contoh : Berkas pelanggan yang berisi field : nomor rekening, nama, dan alamat
2) Dynamic master file berisi record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu. Berubah secara berkala/berdasarkan suatu peristiwa transaksi
Contoh : Berkas stok barang

Transaction file disebut juga berkas transfer yang berisi record-record yang akan memperbaharui/mengupdate record-record yang ada pada berkas induk dapat berupa penambah record atau penghapusan.
Contoh : Daftar mahasiswa masuk dan keluar baik lulus maupun drop out

Report file berkas yang berisi record-record yang disusun sedemikian rupa sehingga memudahkan sepemakai mendapatkan informasi berkas tersebut
contoh : rapor ulangan siswa

Work file berisi record-record yang diperlukan sementara dari berkas ini dapat di buat program yang dipakai sebagai program lain sebagai input
Contoh : penyotiran barang

Program file berisi perintah-perintah untuk memproses data
Contoh : program penggajian karyawan, program penilaian siswa

Dump file berkas ini dipakai tujuan keamanan mencatat tentang kegiatan pengupdate, sekumpulan trasaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekliruan
Contoh : back up data


Library file berkas ini dipakai untuk penyimpanan program aplikasi atau utilitas yang lainnya.

History file berkas ini merupakan akumulai dai hasil pemprosesan berkas induk dan pemprosesan berkas transaksi terus berkembang seiring dengan kegiatan yang terjadi

Ada 2 jenis alat penyimpanan
1. Primary memory/main memory
- Primary memory disimpan pada primary store
- Identik dengan internal memori
Ada 4 bagian di dalam primary store
1) Input store area adalah menampung data yang di baca
2) Program store area adalah untuk menyimpan struktu dan untuk pengolahan data
3) Working store area adalah tempat pemprosesan data
4) Output store area adalah penyimpana informasi yang telah di olah dalam primary  
     key terdapat 65536 address untuk personal computer mulai address 0000 s.d.
     65536

berdasarkan hilangnya/tidaknya berkas kita mengenal dua jenis penyimpanan

1) Volatile yaitu berkas data/program akan hilang bila listrik di padamkan
2) No volatile yaitu berkas data/program akan hilang meskipun listrik padam
     Primary store terdiri dari
- Ram cip yang bersifat volatile, primary stori juga volatile stori
- Volatile sendiri ada 2 jenis
1) serial/access storage device sequential
contoh : magnetic tape, punchen card
2) Direct
Contoh : Disk magnetic, floppy disk

Beberapa pertimbangan dalam memilih penyimpanan data
- cara penyusunan data
- kapasitas penyimpanan
- waktu access
- kecepatan transfer data
- persyaratan pemeliharaan
- persyaratan lingkungan
- reliabilitasi
- standarisasi
- harga





o Magnetik tape adalah alat menyimpan data untuk berkas besar yang diakses dan di proses secara sequential data di simpan dalam bintik kecil yang bermagnit dan tidak tampak pada bahan plastic yang di lapisi besi oksida atau peroksida pada satu sisi dari magnetic


Ø Keuntungan menggunakan magnetic tape
· panjang recored tak terbatas
· densitas data tinggi
· harga murah
· kecepatan transfer data tinggi
Ø keterbatasan menggunakan magnetic tape
· access langsung terhadap record lambat
· memerlukan penafsiran pada mesin
· masalah lingkungan

Operasi File Berkas
File adalah kumpulan sejumlah kompenen yang bertipe data sama, yang jumlahnya tidak tertentu
File Tekx ialah file yang berisi data karakter. Dapat diakses secara sequential saja.
File bertipe ialah jenis file dengan tipe komponennya didefinisikan oleh pemprogram

Organisasi berkas dengan banyak Key
Teknik untuk memberikan hubungan antara sebuah indek dan data record dari berkas ada dua

Inversion
Organisasi inverter file ialah suatu pendekatan dasar untuk memberikan hubungan antara sebuah indek dan data record dari file à inverse
Sebuah key pada indek inverse mempunyai semua nilai key dimana masing-masing nilai key mempunyai penunjuk ke record yang bersangkutan à inverted file
Sebuah indek inverse dapat dibuat bersama sebuah relative file atau sebuah indek

sequential
Primary key à key yang dipakai untuk menentukan struktur storage dari file
Secondary key à key yang lainnya

Completely inverted ialah file yang mempunyai inverse untuk setiap data field

Inverted file ialah file yang bukan completely inverted tapi paling sedikit mempunyai satu indek inverse






2. Multi_list
Organisasi multi-list file ialah kebalikan organisasi inverter file
Pengenalan control input / output
Definisi dan persyaratan control I/O
Sebuah system control I/O bertujuan untuk memberikan bantuan kepada user untuk memungkinkan mereka mengakses berkas.
Tugas dari system control I/O adalah :
- Memelihara directori dari berkas dan lokasi informasi
- Menentukan jalan bagi aliran data antara main memory dan alat penyimpanan   
   sekunder
- Mengkoordinasi komunikasi antara CPU dan alat penyimpanan sekunder
- Menyiapkan berkas penggunaan input atau output
- Mengatur berkas, bila penggunaan input atau output telah selesai

Direktori berkas & control informasi
Sebelum berkas dapat diakses oleh sebuah program, system operasi harus mengetahui pada alat penyimpanan sekunder dimana berkas tersebut berada
Aktifitas I/O terutama mencakup perpindahan data antara main memory dengan alat penyimpanan sekunder atau alat I/O seperti printer, terminal dan card reader, operasi I/O memerlukan dukungan control alat secara mendetail
Chanel program ialah berfungsi menentukan operasi yang diperlukan akses
peralatan dan mengontrol alur data

Macam-macam Chanel
Selector Chanel ialah mengatur aliran data antara memori utama dengan sebuah peralatan pada saat tersebut. Bekerja dengan kecepatan tinggi seperti disk. Atau bekerja dengan kecepatan rendah seperti card reader.
Multieplexor Chanel mengatur aliran data antara memori utama dengan beberapa peralatan, saluran multiplexor lebih efektif bila menggunakan peralatan dengan kecepatan rendah

Blok Multiplexor mengatur aliran data ke berbagai peralatan blok multiplexor chanel dapat mengakses satu intruksi dari saluran program untuk satu peralatan, kemudian dapat mengaktifkan intruksi-intruksi dari saluran program itu keperalatan lain

Macam-macam Device
- Dedicated Device digunakan untuk pengaksesan oleh satu orang pada setiap saat. Contoh : Terminal, bersifat tidak komplek
- Shared Device digunakan untuk pengaksesan oleh banyak pemakai secara bersamaan. Contoh : Disk, bersifat kompleks

0 komentar :

Posting Komentar

 
Toggle Footer